WallyHome/WallyHome

WallyHome, Deteksi Kebocoran Air dengan Cepat

Tinggal di flat tak berarti bebas banjir. Syalom, 35, penghuni salah satu flat di Kota Jakarta, pernah mengalaminya. Akibat pipa air di flatnya bocor, unitnya pun kebanjiran sekitar 30 sentimeter. Akibatnya, ia harus bahu membahu dengan suaminya membuang air ke pembuangan air yang ada di kamar mandi.

Padahal problem seperti itu semestinya bisa dicegah. Dengan alat seperti WallyHome, penghuni rumah bisa segera mengetahui adanya kebocoran air sebelum air tergenang di rumah.

WallyHome/WallyHome
WallyHome/WallyHome

Kuncinya satu, pilihlah alat pendeteksi kebocoran air yang memiliki sensor yang cukup sensitif sehingga Anda akan langsung mengetahui ketika terjadi kebocoran. Kelebihan lain yang bisa dipertimbangkan adalah kemudahan pemasangan.

Nah, WallyHome memenuhi dua persyaratan tersebut. Sensor WallyHome terlihat seperti miniatur sebuah hub yang didesain dengan warna putih. Di bagian atas terdapat indikator yang akan menyala ketika hub dan konektivitas internet berada pada posisi aktif. Kemudian terdapat pula beberapa port untuk power dan kabel Ethernet di sisi yang datar.

Di salah satu sisinya terdapat sebuah tombol bulat besar yang dikelilingi oleh LED. Kemudian tersedia pula bagian metal di bagian yang datar dan di balik tombol. Ketika udara berubah menjadi lebih lembab, bagian metal itu akan saling berhubungan serta mengirimkan peringatan ke hub.

WallyHome Kit ini dibanderol US$299, sudah termasuk hub dan enam buah sensor. Jika dijual terpisah, harga hub yang ditawarkan adalah US$125. Sementara harga keenam buah sensornya US$199. Sensor-sensor pada WallyHome tidak perlu disambungkan dengan listrik karena sudah dibekali dengan baterai internal yang bisa bertahan hingga 10 tahun. Hemat, kan!?

More Stories
iShower2: Hadirkan Lagu Favorit di Kamar Mandi